tugas takhrijul hadits
Bila dilacak dari aspek historis, gagasan untuk penyusunan kitab Mu'jam ini sudah ada sejak tahun 1916. Latar belakang disusunnya Mu'jam ini pun adalah dampak dari kesulitan-kesulitan yang ditemui oleh para pengkaji hadis, terkhusus di Barat, dalam menemukan dan menghimpun hadis -hadis yang ingin dikaji yang tersebar dalam koleksi kitab-kitab hadis. Walaupun pada kenyataannya, hadis-hadis dalam kitab-kitab hadis telah disusuk sedemikian rupa dalam sub bahsan yang khusus, namun tetap saja para pengkajinya sulit untuk mengumpulkan hadis-hadis tersebut secara kolektif.
Dalam penyusunannya, AJ Weinsinck pun melakukan berbagai usaha untuk merealisasikan megaproyeknya ini. Pertama, ia memperkenalkan gagasan melalui sosialisasi massal kepada dunia akademik internasional. Kedua, ia mengundang para akademisi internasional, sarjana-sarjana barat untuk turut andil dalam penyusunan kitab ini. Ketiga, mengorganisir kerja dalam tim yang ia dapatkan dan ia bentuk untuk mendapatkan sebuah karya yang sistematis. Keempat, melakukan penggalangan dana untuk proyeknya tersebut."
Dari artikel berikut kita bisa mengetahui bagaimana ambisius AJ Wensinck dalam mempelajari keislaman, sekalipun ia sendiri berbeda agama.
Semoga ambisius kita dalam belajar dan menghasilkan karya-karya pun tak kalah semangat dengan mereka.
Berikut link artikel yg saya ambil
https://www.asilha.com/2019/11/02/kontribusi-orientalis-a-j-weinsinck-terhadap-keilmuan-hadis-di-dunia-internasional/
Komentar
Posting Komentar